04/08/13

rapuh..


Mungkin, kau salah membaca senyumku
Kau kurang cermat melihat garis bibir ini, karena ini bukan senyum
Tapi, bagaimana kau bisa lihat jika tak memandang?

Mungkin, kau lupa soal jantungku
Kau kurang menghitung detaknya yang melambat
Tapi, bagaimana bisa kau ingat jika tak merasakan?

Mungkin, kau eja dari hanya dari pikiranmu
Kau tak mengutip percik-percik yang kusimpan
Tapi, bagaimana kau eja jika kau mendaraskan dengan geram?

Mungkin kau tak lagi bisa mengintip dari kacamatamu
Tapi, biarlah kusampaikan lewat puisiku

Aku di ujung rapuh…
Seperti hujan yang lesak ke tanah, menunggu sirna

0 comment:

Posting Komentar